Minuman Yang Ampuh Obati Anemia

KEKURANGAN ZAT BESI
KEKURANGAN ZAT BESI

Keadaan kekurangan darah atau kekurangan zat besi dapat memicu gejala-gejala yang mengganggu kehidupan sehari-hari Anda seperti wajah pucat, migrain dan lemas. Untuk menanganinya, Anda bisa konsumsi minuman dari olahan buah dan sayuran penambah darah.

Anemia atau yang sering dibilang sebagai penyakit kurang darah adalah suatu kondisi yang terjadi ketika tubuh membutuhkan sel darah merah. Ini bisa terjadi karena akibat dari pendarahan, tidak adanya pembentukan sel darah merah, atau kerusakan pada sel darah merah yang telah terbentuk. Oleh sebab itu minuman penambah darah pada umumnya diproduksi menggunakan buah yang menyimpan zat besi (mineral penting untuk pembentukan sel darah merah) dan nutrisi lain yang menjaga penyerapan zat besi di dalam tubuh.

Minuman yang bisa dikonsumsi untuk penambah darah

Dalam keadaan yang tidak terlalu parah, Anda dapat mengkonsumsi sumber makanan atau minuman penambah darah supaya meringankan gejala anemia dari kekurangan zat besi. Berikut adalah beberapa minuman penambah darah yang bisa anda konsumsi.

1. Jus wortel

Selain zat besi, bagian lain yang bagus untuk membantu mengatasi kurang darah yaitu vitamin A. Hal ini karena vitamin A dapat menyalurkan zat besi yang disimpan dalam tubuh untuk bergerak ke pusat supaya memproduksi sel darah merah. Pada saat kita membutuhkan vitamin A, efek samping dari penyakit kekurangan zat besi yang terjadi akan berkurang. Selanjutnya, jawaban lainnya untuk mengatasi gejala anemia yaitu dengan mengkonsumsi minuman penambah darah salah satunya seperti jus wortel.

2. Jus semangka

Tidak hanya wortel, bahan alami seperti semangka juga bisa menjadi alternatif sumber vitamin A. Mengkonsumsi jus semangka adalah salah satu cara dalam meningkatkan pemanfaatan zat besi untuk tubuh, salah satunya yaitu memproduksi sel darah merah.

3. Jus Jeruk

Mengkonsumsi vitamin C bisa menyebabkan penyerapan zat besi dalam tubuh lebih berpengaruh. Oleh karena itu, saat mengkonsumsi makanan yang kaya akan zat besi, Anda juga dianjurkan supaya mengkonsumsi minuman yang tinggi akan vitamin C. Selain itu, jus jeruk sering dijadikan minuman penambah darah yang khas. Perasan jeruk juga bermanfaat bagi orang yang kekurangan zat besi karena minuman ini kaya akan folat.

4. Jus buah prune

Prune merupakan buah plum yang telah dikeringkan. Buah ini sebenarnya tidak tinggi vitamin C atau vitamin A, namun biasanya mengandung zat besi yang sangat tinggi, sehingga dipandang cukup baik jika digunakan sebagai minuman penambah darah. Dengan meminum perasan buah prune secara konsisten, gejala sakit dapat semakin mereda seiring dengan bertambahnya kadar zat besi dalam tubuh. Satu gelas atau sekiranya 240 ml jus prune dinilai menyimpan 3 mg zat besi. Jumlah ini dapat memenuhi 38% kebutuhan zat besi setiap hari yang ditunjukkan pada pria dewasa begitu pun sebaliknya 17% pada wanita dewasa.

5. Susu

Bagi Anda yang menderita penyakit kekurangan zat besi karena kurangnya kadar nutrisi B-12 dalam tubuh, susu bisa menjadi salah satu jawaban untuk meredakan gejalanya. Satu gelas atau sekiranya 240 ml susu yang rendah lemak, terdapat 1 mikrogram nutrisi B-12 yang dapat memenuhi sebagian besar kebutuhan sehari-hari untuk orang dewasa.

6. Jus sayuran

Sayuran hijau misalnya bayam dan kangkung juga dapat menjadi asupan zat besi non-heme yang akan membantu dalam mencegah anemia. Selain dimakan sebagai makanan, Anda juga dapat menjadikannya untuk minuman penambah darah. Jus sayuran mungkin terdengar kurang menarik untuk beberapa orang. Namun, jika Anda menambahkan buah yang bermanfaat untuk anemia semacam jeruk, maka rasa jus lebih nikmat dan segar.

7. Jus alpukat

Salah satu mineral yang harus dicukupi dalam mencegah kekurangan darah yaitu copper, atau dikenal sebagai tembaga. Mineral ini membantu tubuh dalam memanfaatkan zat besi yang tersimpan di dalamnya. Ketika kekurangan mineral tembaga, tubuh akan mengalami masalah penyerapan zat besi ke dalam darah dan menyebabkan gejala anemia. Maka dari itu, ada beberapa hal yang bisa di konsumsi, salah satunya adalah alpukat, baik itu dimakan secara langsung maupun diolah menjadi jus.

8. Jus kiwi

Sama halnya seperti jeruk, kiwi juga buah yang kaya vitamin C yang bisa dimanfaatkan sebagai minuman penambah darah. Buah ini dapat membantu tubuh menyerap zat besi, sehingga produksi sel darah merah dapat meningkat.

9. Jus stroberi

Strawberry juga mengandung vitamin C, sehingga sangat cocok menjadi pilihan minuman penambah darah. Anda bisa memilihnya sebagai pilihan lain jika Anda mulai bosan dengan jeruk dan kiwi.

10. Jus mangga

Buah mangga dapat menjadi asupan vitamin A yang diperlukan untuk interaksi pembentukan trombosit merah. Vitamin ini membantu zat besi melakukan fungsinya dengan lebih baik.

Pengkonsumsian minuman penambah darah secara konsisten memang bisa membantu menambah darah tetapi ini bukan satu-satunya cara dalam menangani gejala anemia ini. tetapi anda juga bisa mengkonsumsi suplemen penambah darah. Walau begitu, anda tetap harus memeriksakan ke dokter spesialisnya supaya mendapatkan penanganan yang tepat.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *